MUSTIKA SARKARA ARIMBI

Dimaharkan Mustika Sarkara Arimbi.
Kegunaan Tuah Batu Mustika Sarkara Arimbi? Batu Mustika Sarkara Arimbi mengandung tuah yang berguna sebagai sarana daya pikat dan pengasihan. Tuah yang ada pada mustika ini berasal dari energi khodam dari golongan putih. Salah satu keistimewaan mustika ini yaitu sama sekali tidak ada dampak negatif apapun kepada pemiliknya. Bahkan, bila mustika lain memiliki pantangan tertentu. Mustika ini bisa dikatakan tidak memiliki pantangan yang memberatkan pemilik mustikanya. Manfaat Mustika Sarkara Arimbi selengkapnya sebagai berikut:
Menjadikan Anda selalu diidam-idamkan oleh orang.
Memudahkan Anda mendapatkan perhatian dan kasih sayang orang yang Anda sukai.
Laki-laki ataupun perempuan akan menaruh perhatian.
Anda akan tampak lebih mempesona dan menarik dari sebelumnya.
Ada pancaran daya tarik tersendiri dari dalam diri Anda yang membuat lawan jenis Anda ingin mengenal Anda lebih dekat.
Anda akan mampu meluluhkan hati orang yang Anda sukai.
Membuat Anda selalu tampil percaya diri di hadapan orang lain.
Menghilangkan minder ketika bertemu dengan orang lain.
Kharisma yang terpancar dari dalam diri Anda, menjadikan Anda lebih disegani orang lain.
Memudahkan Anda memiliki pasangan hidup yang setia, rukun, damai, dan saling mengasihi satu sama lain.
Mengikat hati pasangan Anda sehingga hanya ada Anda dalam ingatannya.
Anda juga mampu menjalin kembali romantisme yang sempat terbengkalai di antara Anda dan pasangan.
Tentang Batu Mustika Sarkara Arimbi
Batu Mustika Sarkara Arimbi memiliki hubungan dengan Batu Mustika Sarkara Arjuna . Keduanya sama-sama didapatkan di Gua Arimbi melalui proses semedi/meditasi. Yang membedakan adalah siapa yang memberinya. Jika Batu Mustika Sarkara Arjuna merupakan pemberian sosok lelaki gagah perkasa dan tampan, Batu Mustika Sarkara Arimbi adalah pemberian sosok seorang Dewi.
Sama halnya dengan Batu Mustika Sarkara Arjuna, Batu Mustika Sarkara Arimbi juga memiliki tuah yang berguna dalam hal Daya Pikat. Namun Batu Mustika Sarkara Arimbi merupakan Batu Mustika khusus yang berguna untuk sarana pemikat laki-laki. Berkebalikan dengan Batu Mustika Sarkara Arjuna. Sehingga sangat cocok digunakan oleh perempuan. Sejatinya Batu Mustika Sarkara Arimbi dengan Batu Mustika Sarkara Arjuna adalah sepasang Batu Mustika. Namun karena tidak mungkin seseorang ingin memikat sesama jenisnya sendiri, maka pemaharan Batu Mustika Sarkara Arimbi dengan Batu Mustika Sarkara Arjuna dilakukan terpisah.
Di dalam Batu Mustika Sarkara Arimbi bersemayam titisan Dewi Arimbi. Dewi Arimbi adalah salah satu istri dari Bima, kakak Arimbi. Sehingga, titisan Dewi Arimbi tidaklah sama dengan titisan Arjuna. Oleh karena itu, tuah pemikat Batu Mustika Sarkara Arimbi dengan tuah pemikat Batu Mustika Sarkara Arjuna berbeda.
Sejarah Perolehan Batu Mustika Sarkara Arimbi
Setelah sosok tampan yang memberikan Batu Mustika kepada master eyang combor di Gua Arimbi menghilang, master eyang combor terjaga dari semedinya. Ketika sedang menjalani mandi air Penyepuhan yang mengalir di desa itu untuk mengakhiri tirakat yang telah dilalui master eyang combor (sama seperti yang dilakukan Arimbi di masa lalu, yaitu mandi setelah proses tapa di gua itu selesai), master eyang combor kembali didatangi sosok yang tak diduga sebelumnya. (Baca selengkapnya mengenai sejarah perolehan Batu Mustika sarkara arjuna)
Sosok tersebut adalah seorang perempuan. Sangat cantik luar biasa. Orang awam yang melihatnya pasti akan tergetar hatinya. Sosok tersebut memberi petuah kepada master eyang combor. Sosok tersebut menjelaskan bahwa dirinya adalah Dewi Arimbi. Sedangkan sosok lelaki yang menemui master eyang combor sebelumnya adalah Arjuna, adik iparnya.
“Sebuah niatan yang baik dan sikap yang tulus pasti akan menarik berbagai kebaikan dalam hidup ini. Seperti Batu Mustika ini. Batu Mustika ini dan Batu Mustika sebelumnya yang engkau dapatkan adalah hasil dari pancaran energi kebaikan yang engkau tebarkan ke sekitarmu saat bertapa.” Kurang lebih begitulah yang diungkapkan oleh sosok perempuan tersebut jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Seketika itu master eyang combor semakin yakin bahwa sosok-sosok dalam dunia pewayangan sejatinya adalah ada. Bukan sekedar mitos ataupun sebuah cerita rakyat. Sebab bukti keberadaan mereka telah ditunjukkan melalui Batu Mustika-Batu Mustika yang sekarang menjadi bagian dari koleksi master eyang combor..